Mon, 13 July 2026
admin
Tasikmalaya – Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon secara resmi menyambut kedatangan santri baru sekaligus menggelar prosesi Serah Terima Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027 pada Ahad, 12 Juli 2026, bertempat di Gedung Al-Furqon Sport Center. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momentum awal bagi para santri untuk memulai perjalanan menuntut ilmu di lingkungan pesantren.
Acara dihadiri oleh seluruh santri baru beserta wali santri, pimpinan, dan civitas akademika Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon. Turut hadir pula Ketua Forum Orang Tua Santri Bapak Asep Dadang, Ketua BPP Dr. Ahmad Qonit AD, M.A., Ketua PDM Kabupaten Tasikmalaya Iwa Kurniawan, S.P., perwakilan wali santri Buya Cecep Taufiqurrahman, M.A., Ph.D., serta Mudir Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon Drs. H. Uum Syarif Usman.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan laporan Ketua Panitia, Sri Astuti, S.Pd. Dalam laporannya disampaikan bahwa peserta Forum Ta’aruf Santri (FORTAS) Tahun Ajaran 2026/2027 berjumlah 126 santri, terdiri atas 10 santri MA dan 116 santri MTs. Para santri berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Bangka Belitung hingga Papua, menunjukkan semakin luasnya kepercayaan masyarakat terhadap Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon.
Dalam sambutannya, Ketua Forum Orang Tua Santri, Bapak Asep Dadang, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh santri dan wali santri sebagai keluarga besar Al-Furqon. Beliau mengajak seluruh orang tua untuk membangun sinergi yang baik dengan pesantren dalam mendidik putra-putri mereka. Selain itu, beliau berharap para wali santri memberikan kepercayaan penuh kepada pesantren serta senantiasa mengedepankan komunikasi dan tabayun apabila menghadapi suatu permasalahan, sehingga informasi yang diperoleh tetap valid dan dapat ditemukan solusi terbaik.
Sementara itu, Ketua BPP, Dr. Ahmad Qonit AD, M.A., menegaskan bahwa di tengah derasnya arus globalisasi dan pengaruh budaya luar yang semakin mengkhawatirkan, termasuk maraknya pergaulan bebas dan penyimpangan moral, keputusan para orang tua untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya di pesantren merupakan pilihan yang tepat. Menurut beliau, pesantren menjadi benteng penting dalam membentuk karakter, akhlak, dan kepribadian Islami generasi muda.
Ketua PDM Kabupaten Tasikmalaya, Iwa Kurniawan, S.P., turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh santri dan wali santri di Tasikmalaya. Beliau menjelaskan bahwa Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon merupakan salah satu Amal Usaha Muhammadiyah yang menjadi kebanggaan Kabupaten Tasikmalaya sekaligus termasuk pesantren unggulan Muhammadiyah di Jawa Barat. Beliau juga menyampaikan bahwa banyak tokoh nasional, ulama, dan pemimpin bangsa lahir dari lingkungan pesantren Muhammadiyah di Jawa Barat, sehingga diharapkan para santri Al-Furqon kelak mampu melanjutkan estafet perjuangan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Mudir Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon, Drs. H. Uum Syarif Usman, menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan para orang tua kepada Al-Furqon sebagai tempat mendidik putra-putri mereka. Beliau menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan sebaik-baiknya melalui pelayanan, pendidikan, dan pembinaan yang optimal bagi seluruh santri.
Beliau juga memperkenalkan empat program unggulan Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon, yaitu Disiplin Positif Islami, Program Bahasa, Tahfizh Al-Qur’an, dan Kajian Kitab Turats. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa Al-Furqon dikenal sebagai pesantren dengan budaya bahasa yang kuat.
“Pesantren kami dikenal dengan pesantren yang bagus penggunaan bahasanya (Arab dan Inggris), dan menjadi satu-satunya Pesantren Muhammadiyah di Jawa Barat yang menerapkan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari,” ungkap beliau.
Memasuki puncak acara, dilaksanakan prosesi Serah Terima Santri Baru yang berlangsung dengan penuh haru dan khidmat. Sambutan penyerahan santri disampaikan oleh perwakilan wali santri, Buya Cecep Taufiqurrahman, M.A., Ph.D. Beliau menyampaikan bahwa seluruh wali santri dengan penuh keikhlasan dan keridaan menitipkan putra-putri mereka kepada Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon untuk dididik, dibina, dan dibimbing menjadi generasi yang saleh, berilmu, serta bermanfaat bagi agama, orang tua, masyarakat, dan bangsa.
Usai prosesi serah terima santri, kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan wali santri dan wali kamar yang dipandu oleh Wakil Mudir I Bidang Pengasuhan, Ust. Husni Hirjin, Lc. Pada sesi ini, seluruh wali santri diperkenalkan dengan jajaran wali kamar yang akan mendampingi para santri selama menjalani kehidupan di pesantren. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan sistem pembinaan, pola pengasuhan, serta jalur komunikasi antara wali santri dan pihak pesantren. Melalui perkenalan ini diharapkan terjalin hubungan yang erat, komunikasi yang baik, serta sinergi yang kuat antara orang tua dan wali kamar dalam mendampingi perkembangan karakter, kedisiplinan, dan pendidikan para santri selama menempuh pendidikan di Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar seluruh santri baru diberikan kekuatan, keikhlasan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan di pesantren. Doa juga dipanjatkan bagi para orang tua agar senantiasa diberikan ketabahan dan keridaan dalam melepas putra-putri mereka menuntut ilmu di Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara pesantren dan orang tua dalam mewujudkan generasi muslim yang berilmu, berakhlak mulia, berwawasan global, serta siap menjadi kader umat dan bangsa.
Kontributor: Alfurqon Media
Berita Lainnya
- Bagikan Berita Via