thumb
By retno 52 views 2 min read
Senin, 17 November 2025

Evaluasi PR IPM Al-Furqon: Penguatan Fungsi Kepengurusan dan Pembinaan Santri Jadi Fokus Utama

Spotlight

“Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan, tetapi IPM berkomitmen untuk terus berkembang. Evaluasi ini menjadi langkah penting agar pengurus bekerja lebih terarah dan sesuai tuntunan gerakan pelajar Muhammadiyah,”

Thariq Ibrahim dkk.

Singaparna– Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon menggelar kegiatan Evaluasi Kinerja Pengurus sebagai upaya memperkuat fungsi organisasi dan meningkatkan kualitas pembinaan santri. Kegiatan yang berlangsung di area pesantren itu dihadiri oleh Koordinator Pembina Putra, Para Pembina serta seluruh anggota pengurusIPM.

Kegiatan evaluasi ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan satu bulan sekali sebagai bentuk refleksi sekaligus perencanaan strategis untuk kegiatan IPM ke depan. Dalam sambutannya, Koordinator Pembina Putra Ust. Guntur Darajat menyampaikan bahwa "evaluasi bukan hanya sarana untuk mengidentifikasi kekurangan, tetapi juga ruang untuk menemukan solusi terbaik demi kemajuan organisasi.

“IPM bukan sekadar organisasi kesiswaan, tetapi wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan pelajar. Karena itu, pengurus harus memahami fungsinya sebagai pelayan, penggerak, dan pembina bagi seluruh santri,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.

Fokus Evaluasi: Kepengurusan, Program, dan Pembinaan Santri

Dalam sesi penyampaian laporan, setiap bidang memaparkan kegiatan yang telah berjalan selama beberapa minggu terakhir. Beberapa aspek yang dievaluasi meliputi efektivitas program kerja, tingkat partisipasi santri, kemampuan koordinasi antar-pengurus, serta konsistensi pelaksanaan kegiatan rutin kepesantrenan dan pengembangan minat bakat santri.

Ketua IPM Nuril Sofwan menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa program yang belum maksimal dilaksanakan akibat kurangnya koordinasi internal. Meski begitu, beberapa program IPM yang lainnya dapat terlaksanan dengan baik.

“Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan, tetapi IPM berkomitmen untuk terus berkembang. Evaluasi ini menjadi langkah penting agar pengurus bekerja lebih terarah dan sesuai tuntunan gerakan pelajar Muhammadiyah,”

Penguatan Fungsi Pengurus Jadi Prioritas

Salah satu bahasan penting dalam evaluasi adalah penguatan fungsi pengurus sebagai motor penggerak kegiatan santri. Koordinator Pembina Putra Guntur Darajat menegaskan bahwa "pengurus IPM harus menjadi teladan dalam kedisiplinan, akhlak, dan sikap organisasi. Hal ini dapat sejalan dengan nilai-nilai dakwah dan pengkaderan di pesantren Muhammadiyah".

Untuk memperkuat peran tersebut, beberapa strategi dirumuskan, antara lain:

1. Peningkatan kedisiplinan pengurus melalui jadwal monitoring rutin.

2. Penyusunan program pembinaan santri yang lebih terstruktur dan terukur.

3. Penguatan komunikasi antar bidang agar setiap program berjalan sinergis.

4. Pelatihan lanjutan tentang kepemimpinan, manajemen organisasi yang dikemas dengan baik. "ungkapnya"

 Dukungan Penuh dari Pesantren

Pihak pesantren Al-Furqon memberikan apresiasi atas terselenggaranya evaluasi tersebut. Menurut Ust. Guntur Darajat "keberadaan IPM sangat membantu dalam membentuk budaya disiplin, kreatif, dan religius di lingkungan pesantren.

“Kami bangga melihat semangat para pengurus IPM dalam menghidupkan kegiatan positif bagi santri. Semoga hasil evaluasi ini membawa IPM Al-Furqon semakin maju, berdaya, dan konsisten membina generasi muda unggul,” ungkapnya.


Komentar

blog comments powered by Disqus