thumb
By retno 28 views 3 min read
Sabtu, 31 Januari 2026

PR IPM Al-Furqon Gelar Evaluasi Bulanan

Spotlight

Evaluasi bulanan ini bertujuan untuk menilai pelaksanaan program kerja dalam sebulan terakhir, serta sebagai medium refleksi bagi para pengurus. Melalui kegiatan ini, IPM Al-Furqon berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan kepada santri di berbagai bidang

Al-Furqon, 31 Januari 2026 – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Al-Furqon melaksanakan evaluasi bulanan pada hari Jumat (31/1/2026) di ruang Abu Bakar. Acara ini dihadiri oleh semua pengurus PR IPM Al-Furqon serta wakil dari masing-masing divisi, terutama yang berkaitan langsung dengan kehidupan para santri.

Evaluasi bulanan ini bertujuan untuk menilai pelaksanaan program kerja dalam sebulan terakhir, serta sebagai medium refleksi bagi para pengurus. Melalui kegiatan ini, IPM Al-Furqon berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan kepada santri di berbagai bidang.

Acara dibuka oleh sambutan dari Koordinator Pembina, Ust. Guntur. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya evaluasi sebagai proses introspeksi yang harus dilakukan secara rutin. Ia juga menyampaikan bahwa evaluasi menjadi sarana bagi pengurus untuk belajar dan melaksanakan tanggung jawab dengan serius.

“Evaluasi bukan kesempatan untuk menemukan kesalahan, melainkan langkah untuk memperbaiki diri dan organisasi agar lebih baik. Proses ini akan menghasilkan kepemimpinan yang lebih matang,” kata Ust. Guntur.

Sambutan berikutnya datang dari Pembina IPM Al-Furqon, Ust. Miftahul Falah. Ia memberikan apresiasi kepada PR IPM Al-Furqon atas dedikasi mereka dalam melaksanakan evaluasi bulanan secara konsisten. Ia mengungkapkan bahwa organisasi yang sehat adalah organisasi yang terbuka terhadap kritik dan selalu berupaya untuk memperbaiki diri.

Beliau juga menekankan betapa pentingnya peran strategis IPM dalam pembentukan karakter santri, khususnya dalam menanamkan disiplin, kepedulian, dan rasa tanggung jawab. Oleh karena itu, para pengurus diharapkan dapat melaksanakan tugas mereka dengan sepenuh hati dan semangat untuk melayani.

Pada sesi inti, Ketua Umum PR IPM Al-Furqon, Ipmawan Nuril, memberikan sambutan sekaligus menjelaskan hasil evaluasi secara umum. Ia menekankan bahwa evaluasi bulanan merupakan saat yang penting untuk refleksi kepemimpinan bagi seluruh pengurus IPM.

Dalam penjelasannya, Ipmawan Nuril menyatakan bahwa beberapa divisi yang berhubungan langsung dengan santri menjadi fokus utama dalam diskusi. Divisi Keamanan Santri dianggap telah berupaya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pondok, meskipun masih perlu peningkatan dalam aspek komunikasi dan koordinasi pelaksanaan tugas.

Divisi Kesehatan Santri juga melaporkan tentang pengawasan kesehatan santri dan penanganan awal bagi yang mengalami masalah kesehatan. Evaluasi menunjukkan perlunya sistem pencatatan kesehatan yang lebih baik serta peningkatan kesadaran para santri mengenai pola hidup bersih dan sehat.

Selain itu, divisi Kebersihan Lingkungan menjadi perhatian utama karena kebersihan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan santri. Dalam evaluasi, dinyatakan bahwa kesadaran santri mengenai kebersihan masih perlu ditingkatkan melalui kebiasaan dan pengawasan yang konsisten.

Divisi Bahasa tak kalah penting, melaporkan pada pembinaan penggunaan bahasa resmi pondok dalam keseharian santri. Program ini dinilai berjalan cukup baik, tetapi tetap memerlukan konsistensi dan inovasi untuk meningkatkan motivasi santri dalam penerapannya.

Laporan dari bagian Gizi dan Nutrisi juga disampaikan terkait dengan kualitas konsumsi santri. Asupan gizi seimbang dianggap sangat vital untuk mendukung kesehatan dan kemampuan belajar santri, sehingga monitoring menu dan edukasi mengenai pola makan sehat perlu ditingkatkan terus menerus.

Melalui evaluasi bulanan ini, PR IPM Al-Furqon berharap dapat terus meningkat dalam kualitas kepemimpinan dan pelayanan kepada santri. Dengan semangat kebersamaan, IPM Al-Furqon berkomitmen untuk melakukan perbaikan demi mewujudkan lingkungan santri yang aman, sehat, bersih, dan mendukung.


Komentar

blog comments powered by Disqus